Dokumentasi Kegiatan Koordinasi Program Readsi Tingkat Nasional dan Workshop Penguatan Fasilitator Desa di Hotel Dalton Makassar
Makassar, Rabu-Jumat. 31 Januari s.d. 2 Februari 2024 dilaksanakan Pertemuaan Koordinasi Program Readsi Tingkat Nasional dan Workshop Penguatan Fasilitator Desa di Hotel Dalton Makassar. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Badan PPSDMP.
Kegiatan Rakor ini merupakan pengawalan pelaksanaan Program READSI Tahun 2024 bersamaan dengan persiapan pengakhiran program sehingga perlu ada panduan dalam pengakhiran terkait pelembagaan hasil program READSI. READSI merupakan program yang mendukung RPJMN dengan realisasi anggaran, output, dan outcome yang cukup baik sampai saat ini, kendatipun terdapat beberapa output dan outcome yang perlu diperlu diperkuat.
Pada kegiatan ini DJPK menyampaikan kinerja keuangan on granting s.d. T.A. 2023 sebesar Rp309,04 Milyar atau 85% dr alokasi PHD sebesar Rp365,638 Milyar. DIPA awal on granting T.A. 2024 sebesar Rp32.771.675.000 dan rencana luncuran 2023 sebesar Rp11.175.490.749. DJPK membuka peluang untuk revisi DIPA on granting T.A. 2024 untuk mengakomodir pelaksanaan T.A. 2024 dan penyaluran penyelesaian program sampai dengan 31 September 2024. DJPK mengarahkan pengajuan revisi DIPA TA 2024 sesuai dengan besarnya Rencana Tahunan T.A. 2024 dan AWPB T.A. 2024. AWPB Kab. Luwu Utara Tahun 2024 Rp. 2.231.409.000,- . Luncuran Tahun 2023 Rp. 1.468.523.821,- . Adapun Usulan revisi DIPA DJPK 2024 untuk Kabupaten Luwu Utara Rp. 3.699.932.800 (Pembulatan).
Selain itu pertemuan ini juga membahas komitmen pengelola kegiatan pusat untuk mengawal pelaksanaan kegiatan 2024 dan pendampingan pelaksaan exit strategy di daerah untuk memastikan pencapaian output dan outcome program READSI. Penyelesaian kegiatan di provinsi dan kabupaten agar dapat mencapai output dan outcome program READSI s.d. 31 Sept 2024 akan dikawal oleh NPMO. Adapun langkah persiapan Closing Program READSI yaitu:
i) Knowledge manajemen,
ii) Project Replication/ Scaling Up melanjutkan program dengan sumberdana LOAN, APBN, dan APBD.
iii) Project Completion Report, dan
iv) Project Administrastion Closing.
Terkait kemungkinan perpanjangan atau persiapan program baru, NPMO akan mendiskusikan dengan pihak terkait di internal Kementan, Bappenas dan Kemenkeu. Usulan perpanjangan READSI disampaikan oleh daerah dikarenakan manfaat program ini dapat dirasakan langsung oleh Petani. (ICSM)