Kamis, 08 October 2026
  • Bapperida@luwuutarakab.go.id

PERSIAPKAN DASHBOARD KEMISKINAN, BAPPERIDA LUTRA UTUS TIM TKPK IKUTI TOT PENINGKATAN KAPASITAS

PERSIAPKAN DASHBOARD KEMISKINAN, BAPPERIDA LUTRA UTUS TIM TKPK IKUTI TOT PENINGKATAN KAPASITAS Peserta MengikutiMateri Traning of Trainer Peningkatan Kapasitas TKPK Provinsi dan Kabupaten/Kota di Hotel Novotel Makassar, 6-7 Februari 2024

Makassar, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Luwu Utara mengutus pegawai dari sekretariat Tim Koordinasi Penanganan Kemiskinan (TKPK) mengikuti Traning of Trainer Peningkatan Kapasitas TKPK Provinsi dan Kabupaten/Kota di Hotel Novotel Makassar. Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bapperida bekerja sama dengan Program USAID ERAT selama dua hari, 6-7 Februari 2024.

Materi ToT difokuskan pada tehnik analisis data kemiskinan ekstrem, menurut Pak Real pemateri utama pada Tot tersebut, sepanjang 2023 data program Percepatan penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang diterima Provinsi dan Kabupaten Kota jumlahnya ribuan bahkan ada yang ratusan ribu, namun Pemerintah Daerah belum mampu melihat benang merah hubungan-hubungan entitas data, apa yang prioritas dan efektif diintervensi dari data tersebut, walau intervensi itu sudah berjalan namun sebagian besar masih pada tataran strategi pengurangan beban, belum pada tahap analisis penetuan program yang tepat khususnya program yang tersebar di Perangkat Daerah.

"Training ini kita harapkan dapat membantu tim TKPK Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk dapat menganalisis data dengan menyandingkan data P3KE dengan data sektoral lainnya seperti pendidikan, kesehatan, kependudukan dll, serta dapat disajikan dalam sebuah dashboard yang mudah dibaca oleh para pengambil kebijakan" ungkap Real.

Selain itu, Pak Real yang juga mantan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) mengatakan bahwa alat analisis data tersedia diberbagai platform, namun diinternal Pemerintah Daerah masih sangat jarang menggunakan tools tersebut dan sebagian besar masih mengandalkan tehnik analisis manual seperti Excel.

"Tools yang kita ajarkan yaitu Starta dan Tableau, Starta untuk analisis data dan Tableu untuk penyajian data", ujar Real

Sedangkan Kabid PPM, Basrun yang juga turut mengikuti ToT ini mengungkapkan bahwa Training seperti ini sangat jarang dilakukan diinternal Pemerintah, padahal perkembangan teknologi terus berkembang dan sudah seharusnya insan pelayan publik menjadi terdepan dalam penguasaan teknologi

"Kami berterimah kasih kepada USAID ERAT dan Pemprov Sulsel yang menyelenggarakan ToT ini, saya kira ilmu ini sangat membantu bukan hanya untuk data kemiskinan namun dapat diterapkan untuk seluruh data sektoral terutama data besar yang jumlahnya ribuan". Kata Basrun

Training ini diikuti oleh 5 Kabupaten Kota yaitu Makassar, Gowa, Selayar, Barru, Luwu Utara dan Pemprov Sulsel dari unsur Bappeda, Dinas Dukcapil dan Dinas Sosial. (PPM)